Rohani lebih pantas diperhatikan daripada jasmani

Rohani lebih pantas diperhatikan daripada jasmani

Musim semi telah datang dengan langkahnya yang angkuh dan tawanya yang ceria memamerkan keindahannya yang memukau, seakan-akan ia tersenyum kepadamu

 (Al-Buhturi dalam diwanya menggambarkan keindahah musim semi, pent…)

Rohani lebih pantas diperhatikan daripada jasmani   Khalfah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz RA (Khalifah Bani Umayyah yang paling adil dan dijuluki sebagai khalifah kelima yang rasyidin, pent.) pada masa pemerintahannya memerintahkan kepada seorang lelaki untuk membeli kain seharga delapan dirham buatnya. Lelaki itu membelinya dan segera mendatangkan kain itu kepada Sang Khalifah. Sang Khalifah meletakkan tangannya ke atas kain tersebut dan merabanya seraya berkata: “Alangkah lembut dan bagusnya kain ini!”

 

Lelaki yang mendatangkannya itupun tersenyum dan Sang Khalifah heran, lalu bertanya: “Mengapa kamu tersenyum?”

Lelaki itu menjawab: “Wahai Amirul Mukminin, aku tersenyum karena dahulu semasa engkau belum menjabat sebagai khalifah pernah memerintahkan kepadaku untuk membeli kain campuran sutra, lalu aku membelinya dengan harga seribu dirham dan ketika kuletakkan di hadapan engkau, ternyata engkau mengatakan: “Alangkah kasarnya kain ini! Akan tetapi, sekarang engkau menganggap lembut dan bagus kain yang hanya berharga delapan dirham.”

‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menjawab: “Menurut hematku, orang yang membeli kain dengan harga seribu dirham itu bukanlah seorang yang mempunyai rasa takut kepada Allah SWT.”

Selanjutnya, Khalifah ‘Umar berkata: “Hai kamu, sesungguhnya aku mempunyai jiwa yang selalu merindukan ketinggian. Setiap kali aku meraih kedudukan, aku selalu berusaha untuk meraih yang lebih tinggi daripadanya. Aku meraih kedudukan sebagai Amir, kemudian aku merindukan menjadi Khalifah, dan setelah ku berhasil meraih kedudukan khalifah, aku merindukan kepada kedudukan yang lebih tinggi daripadanya, yaitu surga.”

Dipetik dari buku: “Jadilah Wanita yang paling Bahagia
” Karya “Dr. ‘Aidh bin ‘Abdullah Al-Qarni

 

Pencerahan

Sebenarnya menetapkan hukum atas orang lain bukanlah kewajiban kita. Karenanya, sudah sepantasnyalah bagi kita untuk tidak memikirkan bagaimana menimpakan hukuman kepada orang lain.

Demikianlah penjelasan tentang ”Rohani lebih pantas diperhatikan daripada jasmani” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *