Berhati-hatilah, jangan sampai putus asa dan frustasi

Berhati-hatilah, jangan sampai putus asa dan frustasi

Semua kejadian itu, sekalipun menimpakan penderitaannya padamu ia pulalah yang akan merasakan kepadamu kenikmatannya.

    Seorang pemuda dimasukan ke dalam penjara, padahal ibunya tidak punya anak lain, kecuali hanya dia. Kejadian itu pun membuat ibunya susah tidur karena dirundung oleh kesusahan yang amat sangat memikirkan nasib anak semata wayangnya. Dia tiada henti-hentinya menangis sehingga air matanya kering dan bosan menangis. Selanjutnya, Allah memberikan inspirasi kepadanya untuk mengucapkan: “Laa haula wa laa quwwata illa billaah.” (tiada daya dan tiada upaya, kecuali dengan pertolongan Allah).

Ia mengulang-ulang bacaan kalimat yang besar ini yang merupakan salah satu dari perbendaharaan surga. Selang beberapa hari kemudian, sesudah ia merasa putus asa bagi kebebasan anaknya, tiba-tiba anaknya datang mengetuk pintu rumah. Spontan hatinya menjadi penuh dengan rasa gembira dan senang yang tiada taranya, karena mendadak anaknya dibebaskan dari penjara sesudah ia putus asa dari kebebasannya. Seperti itulah pahala orang yang bergantung pada Tuhannya, banyak berdoa kepada-Nya, dan menyerahkan segala urusan kapada-Nya.

Untuk itu, jangan lupa anda membaca laa haula wa laa quwwata illal billaah, karena sesungguhnya ia adalah kalimat yang agung, di dalamnya terkandung rahasia kebahagiaan dan keberuntungan. Perbanyaklah membacanya dan usirlah dengannya dari dalam diri anda segala kesusahan, kesedihan dan kedukaan, niscaya anda akan beroleh kegembiraan dari Allah dan menemui kemudahan yang dekat waktunya. Janganlah sampai anda memutuskan tali tahapan untuk mendapatkan pertolongan dari Allah atau membiarkan frustasi menghimpit diri anda, karena sesungguhnya tiada sesuatu kesengsaraan pun, melainkan ada jalan keluarnya dan tiada sesuatu kesulitan pun, melainkan ada kemudahan sesudahnya. Demikianlah sunnatullah yang berlaku dan keputusan-Nya yang telah dituntaskan. Oleh karena itu, janganlah lupa untuk berbaik sangka kepada Allah dan bertawakkal kepada-Nya seraya memohon pahala yang ada di sisi-Nya dan menanti dengan penuh ketabahan datangnya kemudahan dan jalan keluar dari sisi-Nya.

Pencerahan

Jangan anda biarkan kelelahan dan penderitaan yang anda alami menjadi bahan pembicaraan, karena hal itu akan menjadi penghalang bagi anda untuk meraih kebahagiaan.

Dipetik dari buku: “Jadilah Wanita yang paling Bahagia
” Karya “Dr. ‘Aidh bin ‘Abdullah Al-Qarni

Demikianlah penjelasan tentang ”Berhati-hatilah, jangan sampai putus asa dan frustasi” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *