Wafatnya Imam Ibnu Wahb

Wafatnya Imam Ibnu Wahb

Jantung pecah karena sampaikan hadits mengenai sifat neraka

Wafatnya Imam Ibnu Wahb

Imam Abdullah Bin Wahb rahimahullah, seorang ulama hadits dan fiqih madzhab Maliki pernah menyampaikan,

”Sesungguhnya para ulama hadits meminta kepadaku untuk menyampaikan hadits-hadits mengenai sifat surga dan neraka, sedangkan aku sendiri tidak tahu apakah aku mampu melakukan atau tidak.”

Imam Abdullah bin Wahb akhirnya membacakan kepada para ulama itu mengenai sifat neraka, namun beliau tidak mampu melanjutkan karena jatuh pingsan. Mereka yang berada dalam majelis tersebut berusaha untuk menyadarkan beliau dengan memercikkan air ke wajah, atau dengan membacakan hadits-hadits mengenai sifat surga. Namun semua usaha itu tidak membuahkan hasil.

Imam Ibnu Wahb masih belum sadar selama 10 hari, hingga seorang tabib dipanggil untuk memeriksa. Tabib itu pun mengatakan, ”Laki-laki ini jantungnya pecah!” Tak lama kemudian Imam Abu Wahb wafat. Rahimahullah Ta’ala.

(Tartib Al Madarik, 3/241)

Demikianlah penjelasan tentang “Wafatnya Imam Ibnu Wahb” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Menghatamkan Kitab 500 Kali
Mengkaji Ilmu dalam Keadaan Suci
Merasa Lebih Shalih dari Orang Lain Bukan Tawadhu’
Tinggalkan Andalusia karena Enggan Dijadikan Khatib
Utamakan Pihak Lain dalam Berfatwa
Tidak Perangi Musuh, Tapi Suka Perangi Muslim
Pahala Diam Karena Tidak Tahu
Suka Menilai Orang Lain Bodoh, Tanda Ilmu Tak Manfaat
Tawadhu’ dari Cara Membuka Buku di Hadapan Guru
Tolak Konsumsi Daging Kambing saat Ada Kambing Dicuri

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *