Mengkaji Ilmu dalam Keadaan Suci

Mengkaji Ilmu dalam Keadaan Suci

Wudhu 17 kali dalam semalam agar tetap suci saat mengkaji ilmu Mengkaji Ilmu

Imam Al Hulwani merupakan ulama pengikut madzhab Hanafi yang menjadi imam besar di Bukhara. Beliau pernah menyampaikan,

”Sesungguhnya aku memperoleh ilmu ini dengan memuliakan dan aku tidak mengambil catatan ilmu kecuali dalam keadaan suci.”

Hal ini diikuti oleh murid beliau yang juga seorang ulama besar, yakni Imam Syamsuddin As Sirakhsi yang juga pengikut madzhab Hanafi, dimana suatu saat beliau mengulang wudhu di malam hari hingga 17 kali karena sakit perut. Hal itu beliau lakukan agar bisa menela’ah ilmu dalam keadaan suci.

(Mukhatsar Al Fawaid Al Makkiyah, hal. 30)

Demikianlah penjelasan tentang ” Mengkaji Ilmu dalam Keadaan Suci” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Dari Marwa Menuju Syam untuk Kembalikan Pena!
Doa Ibu Hantarkan Anak Menjadi Ulama
Fiqih Tidak Lurus, kecuali dengan Menyimak
Harga Tetangga
Hentikan Peredaran Matahari!
Hidangan Lezat di Bawah Pedang Tergantung
Ikhtilaf tidak merusak persahabatan
Hewan pun Tidak Boleh Direndahkan
Memandang Orang Lain dengan “Mata Tawadhu”
Menghatamkan Kitab 500 Kali

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *