Imam Malik Enggan Paksakan Madzhabnya

Imam Malik Enggan Paksakan Madzhabnya

Para sahabat juga berbeda pendapat dalam masalah furu’ dan masing-masing menilai pihaknya benar.

Imam Malik Enggan Paksakan Madzhabnya

Imam Malik Bin Anas menyampaikan,

”Suatu saat Harun Ar Rasyid meminta pendapat kepadaku agar Al Muwaththa’ di tempel di Ka’bah, dan manusia diseru untuk mengikuti apa yang ada di dalamnya. Maka aku mengatakan,’Jangan dilakukan hal itu, sesungguhnya para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah berselisih dalam masalah furu’ dan mereka menyebar di berbagai negeri, dan masing-masing meyakini bahwa pendapat merekalah yang benar’. Maka Harun Ar Rasyid mengatakan,’Semoga Allah memberi taufiq kepadamu wahai Abu Abdullah.’”

(Hilyah Al Auliya, 2/332)

Demikianlah sikap yang diambil para ulama terdahulu. Mereka menghargai pandapat para mujtahid lainnya dan menolak untuk memaksakan pendapatnya kepada pihak lain.

Demikianlah penjelasan tentang “Imam Malik Enggan Paksakan Madzhabnya” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Suka Menilai Orang Lain Bodoh, Tanda Ilmu Tak Manfaat
Tawadhu’ dari Cara Membuka Buku di Hadapan Guru
Tolak Konsumsi Daging Kambing saat Ada Kambing Dicuri
Wafatnya Imam Ibnu Wahb
Anjing pun Memiliki Hak Atas Jalan
Belajar Ihya Ulumuddin Tengah Malam
Bisa Pahami Ilmu karena Tawadhu’
30 Tahun Shalat Shubuh dengan Wudhu Isya
Pukulah Saya Tapi Berikan Hadits
Kapan Ilmu Hilang Cahayanya?

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *