Tidak Tinggalkan Amal karena Takut Tidak Ikhlas

Tidak Tinggalkan Amal karena Takut Tidak Ikhlas

Giatlah bekerja dan sungguh-sungguh berusaha.

Tidak Tinggalkan Amal karena Takut Tidak Ikhlas

Abu Said Al-Kharraz merupakan seorang Ulama Zuhud memiliki seorang pembantu dari kalangan orang miskin. Suatu saat Abu Sa’id menyampaikan kepada pembantunya masalah keikhlasan dalam perbuatan. Namun setelah itu Abu Sa’id mendapati si pembantu berhenti bekerja tidak lagi membantu Abu Sa’id.

Akhirnya Abu Sa’id menemui pembantunya dan bertanya mengapa ia berhenti bekerja. Si pembantu menyampaikan bahwa ia tidak sanggup melaksanakan mayoritas pekerjaannya dengan didasari keikhlasan, hingga akhirnya ia memilih untuk berhenti bekerja.

Abu Sa’id pun menyampaikan,”Jangan engkau lakukan yang demikian, sesungguhnya keikhlasan tidak memutuskan muamalah, maka giatlah bekerja dan bersungguh-sungguhlah berusaha memperoleh keikhlasan. Aku tidak mengatakan kepadamu agar meninggalkan pekerjaan, namun aku mengatakan agar engkau bekerja dengan ikhlas”. (Ihya’ Ulumuddin, 14/2725)

Demikianlah penjelasan tentang ”Tidak Tinggalkan Amal karena Takut Tidak Ikhlas” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Malaikat maut pun menunggu shalatnya ulama
Pencari ilmu pemula dan yang expert
Muhasabah Imam Abu Yusuf Sebelum Wafat
Tips Deteksi Kesombongan
Yang Pandai dan yang Bodoh dalam Fatwa
Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian
Hadapi Masalah dengan Beristighfar
Takdir Allah Tak Akan Terkalahkan
Ketika Zaman Sudah Berbicara kepada Penguasa
Guru yang Berjualan Pedang kepada Perampok

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *