Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian

Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian

Ibnu Malik didikte putranya untuk manghafal di saat sakit keras
Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian

Ibnu Malik, Ulama nahwu memiliki semangat yang cukup tinggi dalam mencari ilmu. Hal ini tercermin dari kesungguhan beliau menghafal ilmu meskipun ajal hendak menjemput. Dimana beliau sempat menghafal delapan bait ilmu, di hari wafatnya beliau. Di saat beliau sedang sakit keras, putranya membantu mendiktekan bait tersebut (Nafh At Thayib, 2/222, 229).

Kitab Alfiyah yang mengandung seribu bait yang memuat kaidah ilmu nahwu dan sharf merupakan salah satu karya Imam Ibnu Malik. Kitab itu kini menjadi salah satu referensi induk dalam bidang nahwu. Kitab itu pun digunakan di ratusan atau bahkan mungkin ribuan pesantren di dunia Islam. Kesungguhan Ibnu Malik dalam mencari ilmu memudahkan para pencari ilmu setelah beliau menghafal kaidah-kaidah bahasa Arab. Rahimahullah Ta’ala.

Demikianlah penjelasan tentang ”Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Menghitung harga nafas kita
Jantung, Mahakarya Sang Pemurah
Kelahiran alam semesta dalam Al-Qur’an
Rahasia cinta dibalik sungut nyamuk
Menghitung nikmat rambut
Malaikat maut pun menunggu shalatnya ulama
Pencari ilmu pemula dan yang expert
Muhasabah Imam Abu Yusuf Sebelum Wafat
Tips Deteksi Kesombongan
Yang Pandai dan yang Bodoh dalam Fatwa

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *