Guru yang Berjualan Pedang kepada Perampok

Guru yang Berjualan Pedang kepada Perampok

Guru perlu melihat kepada siapa ilmunya diberikan.
Guru yang Berjualan Pedang kepada Perampok

Imam Al-Ghazali rahimahullah berpesan kepada pencari ilmu agar mereka meluruskan niat dan tidak menggunakan ilmu untuk perbuatan maksiat semisal untuk menonjolkan diri, menarik perhatian manusia atau perbuatan buruk lainnya. Jika itu ditempuh maka si pencari ilmu telah mengorbankan akhiratnya demi dunia.

Bukan hanya si murid yang rugi, dalam hal ini guru juga terkena imbas. Imam Al Ghazali menyampaikan ”Dan gurumu yang merupakan penolongmu terhadap maksiatmu dan ikut serta dalam kerugianmu. Ia bagaikan seorang yang menjual pedang kepada perampok.” (lihat, Al Maraqi Al Ubudiyah, hal. 3)

Sebab itu, bukan hanya murid yang perlu mancari guru yang baik. Guru pun perlu melihat kepada siapa ilmunya layak diberikan. Karena ilmu yang diberikan kepada murid yang memiliki niat buruk terhadap ilmu itu, akan memberikan jalan kepada si murid untuk melakukan kemaksiatan.

Demikianlah penjelasan tentang ”Guru yang Berjualan Pedang kepada Perampok” semoga artikel ini berguna bagi kelangsungan hidup anda, jadilah orang yang berguna bagi Agama, Nusa dan Bangsa.

Artikel menarik lainnya…
Menghitung nikmat rambut
Malaikat maut pun menunggu shalatnya ulama
Pencari ilmu pemula dan yang expert
Muhasabah Imam Abu Yusuf Sebelum Wafat
Tips Deteksi Kesombongan
Yang Pandai dan yang Bodoh dalam Fatwa
Menghafal Delapan Bait di Hari Kematian
Hadapi Masalah dengan Beristighfar
Takdir Allah Tak Akan Terkalahkan
Ketika Zaman Sudah Berbicara kepada Penguasa

Mitra Kami

am production
Mari jadikan segalanya lebih baik lagi.

Terima kasih atas kunjungan ada dalam website sederhana kami, masih banyak artikel menarik lain yang belum sempat kami unggah disini, pastikan anda tetap mengikuti perkembangan terbaru halaman ini, catat dan simpan alamat website ini agar anda mudah mencari kami…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *